Yerusalem Timur – Otoritas Israel menahan imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi, di kompleks Masjid Al-Aqsa yang berada di Yerusalem Timur yang diduduki.
Menurut laporan, polisi Israel menangkap Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi pada Senin (16/2/2026) malam saat berada di halaman masjid. Setelah ditangkap, otoritas Israel juga melarang imam itu masuk ke kompleks Al-Aqsa selama satu minggu menjelang bulan suci Ramadan yang akan dimulai dalam beberapa hari.
Pernyataan resmi dari pihak Israel tidak menjelaskan alasan penahanan tersebut. Namun, langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki, serta pembatasan akses jemaah ke Al-Aqsa menjelang Ramadan.
Situasi di kompleks Al-Aqsa yang merupakan situs suci tersuci ketiga dalam Islam terus menjadi titik konflik. Otoritas pendudukan Israel telah menahan atau melarang sejumlah tokoh agama dan warga Palestina masuk ke kawasan tersebut sejak awal tahun, menurut kelompok pemantau lokal.
Selain itu, sejak Januari, ratusan orang juga diblokir memasuki Masjid Al-Aqsa oleh Israel, sementara pihak berkuasa Palestina memperingatkan kemungkinan eskalasi ketegangan dalam minggu-minggu mendatang.

