Ramadan 1447 H Tiba, Ini Jadwal Imsakiyah Lengkap Banyumas: Waktu Sahur hingga Isya Berubah Tiap Hari

BANYUMAS — Umat Islam di Kabupaten Banyumas bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada akhir Februari 2026. Pusat Tarjih Muhammadiyah resmi merilis Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H/2026 M sebagai panduan waktu ibadah harian selama sebulan penuh.

Jadwal ini mencakup waktu imsak, subuh, terbit, duha, zuhur, asar, maghrib, hingga isya, yang disusun berdasarkan perhitungan hisab dengan koordinat wilayah Banyumas, Jawa Tengah (LS 7°25’25,63” dan BT 109°13’48”, WIB). Penetapan arah kiblat juga dicantumkan dengan azimuth 294°53’.

Puasa Ramadan di Banyumas dimulai Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan 1 Ramadan 1447 H. Pada hari pertama puasa, waktu imsak tercatat pukul 04.28 WIB, sementara salat Subuh dimulai pukul 04.38 WIB. Adapun waktu berbuka puasa (maghrib) jatuh pada pukul 18.09 WIB.

Perubahan Waktu yang Perlu Dicermati

Sepanjang Ramadan, waktu-waktu salat mengalami pergeseran bertahap. Di pertengahan Ramadan, waktu imsak bergeser menjadi 04.30 WIB, sedangkan maghrib maju menjadi sekitar 18.02–18.04 WIB. Pada akhir Ramadan, tepatnya 19 Maret 2026 (30 Ramadan), waktu imsak kembali ke 04.29 WIB dan maghrib menjadi 17.57 WIB.

Perubahan ini menjadi penting untuk dicermati, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan jadwal cetak atau alarm manual untuk sahur dan berbuka. Kesalahan selisih satu-dua menit bisa berdampak pada keabsahan puasa.

Panduan Ibadah Harian Ramadan

Selain sebagai penanda waktu sahur dan berbuka, jadwal imsakiyah juga berfungsi sebagai panduan ritme ibadah Ramadan mulai dari salat wajib, salat duha, hingga perencanaan tadarus dan iktikaf.

Pusat Tarjih Muhammadiyah menegaskan bahwa jadwal ini disusun oleh Najmuddin Saifullah dan Firqi Hidayat, dengan metode hisab yang selama ini menjadi rujukan resmi warga Muhammadiyah di berbagai daerah.

Ramadan: Disiplin Waktu, Disiplin Iman

Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga latihan disiplin terhadap waktu. Ketepatan imsak dan berbuka menjadi simbol ketaatan, sekaligus cermin kesungguhan umat dalam menjalani ibadah.

Dengan dirilisnya jadwal ini, masyarakat Banyumas diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih baik bukan hanya secara fisik, tetapi juga spiritual untuk menyambut bulan suci dengan penuh kesadaran dan ketertiban ibadah.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca