Purwokerto — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Pada kompetensi keahlian Broadcasting (TV News Production), tim SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto berhasil menembus peringkat 5 besar tingkat kabupaten, bersaing dengan puluhan SMK se-Banyumas.
Tim SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto diwakili oleh Rama Aditya Pratama (kelas XII BC 1) yang bertugas sebagai kameramen dan editor, serta Wiwit Juliani (kelas XII BC 2) sebagai presenter, penulis naskah, dan voice over talent. Keduanya mengangkat tema liputan “Pasar Ajibarang, Urat Nadi Perdagangan di Barat Banyumas”, yang menyoroti peran strategis pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Lomba TV News Production dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang, dengan lokasi pengambilan gambar di Pasar Ajibarang. Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri profesional yang berasal dari unsur akademisi, praktisi media lokal, dan organisasi jurnalis televisi.
Adapun dewan juri terdiri dari King Anugrah Wiguna, S.I.Kom., M.A., dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai juri akademisi; Ahmad Nur Aji Wibowo, M.Sos., jurnalis Satelit TV Purwokerto sebagai juri lokal; serta Saladin Ayyubi, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kabupaten Banyumas, sebagai juri nasional.

Pembimbing lomba, Rosdiana Mawardiasih, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa proses produksi dilakukan secara menyeluruh dan meniru alur kerja industri penyiaran profesional.
“Proses produksi dimulai dari riset lapangan hingga pembagian peran teknis. Satu siswa fokus pada pengambilan gambar dan teknik editing, sementara satu siswa lainnya fokus pada penulisan naskah, teknik presenting, dan voice over sesuai standar TV news. Proses ini merupakan implementasi langsung kompetensi keahlian Broadcasting bidang Produksi dan Siaran Program Televisi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman mengikuti LKS memberikan dampak penting bagi pembentukan karakter dan profesionalisme siswa.
“Harapannya, pengalaman ini mampu menguatkan keterampilan teknis, kerja tim, serta kepekaan jurnalistik siswa dalam mengangkat potensi ekonomi lokal secara informatif dan bertanggung jawab,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto, Dyan Aristi Utami, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan keberhasilan pembelajaran berbasis proyek yang terus dikembangkan di sekolah.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto mampu bersaing secara kompetitif dengan karya yang aplikatif dan profesional. Kami mendorong pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik nyata yang relevan dengan kebutuhan industri media,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sekolah akan terus memberi ruang bagi siswa untuk berkarya dan berprestasi.
“Kami ingin lulusan SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto menjadi generasi yang siap kerja, siap berkarya, dan siap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Capaian ini semakin mengukuhkan posisi SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto sebagai sekolah vokasi yang konsisten melahirkan siswa berprestasi, adaptif, dan kompeten di bidang industri kreatif dan penyiaran televisi.

