PURWOKERTO – Prestasi kembali ditorehkan siswa SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto. Dua siswi jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL), Silvi Atikaningrum dan Cahya Nofarina, meraih peringkat ke-4 dari 34 peserta dalam Lomba Cerdas Cermat OJK Goes to School yang digelar Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto.
Kompetisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan OJK Goes to School dan Hari Indonesia Menabung 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi pelajar untuk menguji pemahaman mengenai literasi dan inklusi keuangan, khususnya pengetahuan tentang industri jasa keuangan.
Silvi dan Cahya tampil membawa nama SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto dengan mengandalkan pengetahuan yang mereka dapatkan dari pembelajaran di jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga. Persaingan berlangsung ketat karena diikuti 34 peserta dari berbagai sekolah.

Hasil akhirnya menempatkan keduanya di posisi keempat. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran kejuruan di sekolah tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga mendorong siswa memahami literasi keuangan yang berkembang di masyarakat.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto, Dyan Aristi Utami, S.Pd., Gr., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih siswa menjadi bukti bahwa kesempatan untuk berkompetisi dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan sekaligus kepercayaan diri.
«“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi Silvi dan Cahya. Peringkat keempat dari 34 peserta merupakan capaian yang membanggakan. Ini membuktikan bahwa siswa SMK MUTU tidak hanya memiliki kompetensi kejuruan, tetapi juga mampu berkompetisi dalam bidang literasi keuangan,” ujar Dyan.»
Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berani mengikuti berbagai kompetisi, dan membawa nama baik sekolah.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi. Sekolah akan terus memberikan ruang dan dukungan agar anak-anak berani berprestasi di berbagai bidang,” katanya.
Dalam mengikuti perlombaan tersebut, Silvi dan Cahya didampingi dua guru, Atik Listiandari dan Elisa Ariyanti. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari persiapan siswa menghadapi kompetisi yang menguji pengetahuan dan ketangkasan dalam memahami materi literasi keuangan.
Bagi SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto, capaian tersebut menjadi tambahan prestasi sekaligus motivasi untuk terus memperkuat budaya belajar dan berkompetisi di lingkungan sekolah.
Prestasi Silvi dan Cahya juga memperlihatkan pentingnya literasi keuangan sejak usia sekolah. Pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, lembaga jasa keuangan, serta kebiasaan menabung menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi kehidupan ekonomi di masa mendatang.

