Klub raksasa Inggris, Arsenal FC, akhirnya kembali duduk di singgasana sepak bola Inggris. Setelah penantian panjang selama 22 tahun, The Gunners resmi menjadi juara Premier League musim 2025/2026 dan menutup musim dengan pesta megah yang mengguncang dunia sepak bola.
Kemenangan 2-1 atas Crystal Palace F.C. di Selhurst Park menjadi malam bersejarah bagi Arsenal. Ribuan suporter berbaju merah-putih memenuhi stadion dan jalanan London, bernyanyi tanpa henti menyambut trofi liga pertama sejak era Arsène Wenger pada 2004.
Pelatih Mikel Arteta menjadi sosok sentral di balik revolusi Arsenal. Setelah tiga musim hanya menjadi runner-up, Arteta akhirnya membawa Arsenal mengakhiri dominasi Manchester City. Bahkan, ia disebut sebagai mantan pemain Arsenal pertama yang sukses membawa klub menjadi juara Premier League sebagai manajer.
Kapten Martin Ødegaard mengangkat trofi di tengah lautan suporter yang histeris. Air mata, nyanyian, hingga pesta kembang api mewarnai malam yang disebut banyak fans sebagai “malam terbesar Arsenal di era modern”.
Bintang muda Bukayo Saka juga meluapkan emosinya. Ia menyebut gelar ini sebagai jawaban atas semua ejekan dan keraguan yang selama bertahun-tahun menghantui Arsenal. “Ini waktunya kami,” ujar Saka usai pertandingan.
Tak hanya juara, Arsenal juga tampil dominan sepanjang musim dengan finis di puncak klasemen dan unggul tujuh poin atas rival utama mereka, Manchester City F.C.. The Gunners menutup musim dengan 26 kemenangan dan atmosfer luar biasa yang membuat media sosial meledak oleh video perayaan trofi mereka.
Kini London benar-benar memerah. Arsenal bukan lagi sekadar penantang — mereka kembali menjadi raja Inggris.

