Dari Ruang Kelas ke Aksi Sehat: PMR SMP Muhammadiyah Purwojati Ikuti PASHMINA

Purwojati lagi-lagi bikin kabar yang adem di tengah riuh dunia pendidikan. Kali ini datang dari siswa-siswi SMP Muhammadiyah Purwojati yang nggak cuma sibuk belajar di kelas, tapi juga serius urusan kesehatan remaja.

Sabtu, 28 Maret 2026, suasana sekolah berubah jadi lebih “hidup” dari biasanya. Bukan karena ujian dadakan, tapi karena digelarnya Pelatihan Kader PASHMINA bareng PCNA Purwojati. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan langsung menyedot perhatian puluhan peserta.

Total ada 32 peserta yang ikut ambil bagian. Mereka datang dari berbagai latar belakang: kader Nasyiyatul ‘Aisyiyah, tim kesehatan lingkungan, PMR, hingga petugas kegiatan. Intinya, ini bukan acara santai-santai, tapi ruang belajar serius tentang kesehatan remaja yang dikemas tetap santai.

Dari kubu PMR sekolah, ada 10 siswa yang ikut turun langsung. Nama-nama seperti Zakiya, Mersi, Jean, Ati, Laeli, Aldo, Abdulloh, Madun, Fakia, dan Nazwa jadi representasi semangat anak muda yang mau belajar lebih dari sekadar teori buku.

Pelatihan PASHMINA sendiri bukan sekadar kegiatan formal. Ini adalah upaya membentuk remaja yang sadar kesehatan, peka terhadap lingkungan, dan siap jadi “teman curhat” sekaligus agen perubahan di sekitarnya. Bahasa simpelnya: bukan cuma sehat sendiri, tapi juga ngajak yang lain ikut sehat.

Yang menarik, kolaborasi antara sekolah dan organisasi otonom Muhammadiyah seperti ini menunjukkan satu hal penting: pendidikan nggak melulu soal nilai rapor. Ada aspek karakter, kepedulian, dan keberanian untuk terlibat yang justru lebih mahal nilainya.

Di tengah kekhawatiran soal gaya hidup remaja yang makin kompleks, kegiatan seperti ini terasa relevan. Karena kadang, yang dibutuhkan bukan ceramah panjang, tapi ruang belajar yang dekat dengan kehidupan mereka sendiri.

Purwojati mungkin bukan kota besar. Tapi dari kegiatan kecil seperti ini, kita bisa lihat: perubahan besar sering lahir dari ruang-ruang sederhana yang diisi orang-orang yang peduli.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca