Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah di Nabire, BGN Bekukan Operasional SPPG Siriwini

PAPUA – Kasus penggunaan mobil distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengangkut sampah terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Akibat kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan membekukan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 Siriwini.

Informasi ini mencuat setelah adanya temuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire yang tergabung dalam Satuan Tugas Percepatan MBG. Dalam laporan tersebut, mobil boks yang seharusnya digunakan untuk distribusi makanan bergizi justru dipakai untuk mengangkut sampah.

BGN menilai tindakan tersebut melanggar standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait kebersihan dan keamanan pangan. Kendaraan distribusi makanan seharusnya steril dan tidak digunakan untuk keperluan lain yang berpotensi mencemari makanan.

Sebagai tindak lanjut, BGN memutuskan menghentikan sementara operasional dapur SPPG 02 Siriwini. Pembekuan dilakukan hingga proses evaluasi dan investigasi selesai.

Selain itu, pihak pengelola dapur juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa di kemudian hari.

BGN menegaskan bahwa seluruh fasilitas dalam program MBG, termasuk kendaraan distribusi, wajib digunakan sesuai peruntukannya. Hal ini penting untuk menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat, terutama anak-anak.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat. Namun, kejadian di Nabire ini menjadi catatan penting terkait pengawasan dan pelaksanaan di lapangan.

Saat ini, proses evaluasi terhadap SPPG terkait masih berlangsung sebelum operasional dapat kembali dibuka.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca