BANYUMAS – Pemandangan tak biasa namun penuh makna terjadi saat pelaksanaan Salat Idul Fitri di PRM Suro, Kalibagor, Banyumas. Sejumlah aktivis gereja ikut terlibat langsung dalam pengamanan jalannya ibadah, Jumat pagi (20/3/2026).
Keterlibatan lintas iman ini menjadi simbol kuat toleransi di tengah masyarakat. Koordinator aktivis gereja, Ester Endah, memimpin langsung partisipasi timnya dalam membantu kelancaran kegiatan umat Muslim tersebut.

Salat Id berlangsung khidmat dengan imam dan khatib Ustadz Harisman. Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema tentang pentingnya “menciptakan generasi pecinta masjid” sebagai fondasi peradaban umat ke depan.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi pusat pembinaan generasi. Dari sinilah karakter umat dibangun,” ujar Harisman dalam khutbahnya.
Pengamanan kegiatan juga melibatkan aparat kepolisian. Bripka Dian tampak hadir memantau situasi bersama unsur masyarakat lainnya, memastikan jalannya ibadah berlangsung aman dan tertib.
Dari unsur organisasi kepemudaan, anggota KOKAM, Solichin, turut bersiaga membantu pengaturan jamaah dan lalu lintas di sekitar lokasi.

Kolaborasi antara aktivis gereja, aparat keamanan, dan organisasi Islam ini menuai apresiasi warga. Selain menciptakan rasa aman, sinergi ini dinilai menjadi contoh nyata kerukunan antarumat beragama di tingkat akar rumput, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Momentum Idul Fitri di PRM Suro tahun ini tak hanya menjadi perayaan kemenangan spiritual, tetapi juga memperlihatkan wajah toleransi yang hidup dan nyata di tengah masyarakat.

