Dari Semaphore HW hingga Odong-odong, Try Out TKA SMP Muda Purwokerto Diserbu Ratusan Siswa

Banyumas – Ratusan siswa kelas VI dari berbagai SD dan MI se-Purwokerto dan sekitarnya memadati SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto untuk mengikuti Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA), Selasa (10/2/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, halaman sekolah sudah dipenuhi peserta yang datang dengan penuh semangat.

Menariknya, sejumlah rombongan siswa tiba bersama menggunakan odong-odong. Suasana pun berubah meriah dan penuh keceriaan. Orang tua dan guru yang mendampingi tampak antusias menyemangati para peserta sebelum memasuki ruang ujian.

Kedatangan para siswa disambut alunan musik angklung yang dimainkan dengan penuh semangat. Nuansa tradisional terasa kental, berpadu dengan penampilan tari kreasi yang dinamis. Mahasiswa KKN UIN Prof. K.H. Dr. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto turut berkolaborasi bersama siswa dalam memeriahkan acara pembukaan.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto, Yuni Prihartini, M.Pd., mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mendampingi siswa tingkat dasar mempersiapkan diri secara akademik dan mental.

“Kami ingin memberikan wadah bagi anak-anak untuk melatih mental dan kemampuan akademiknya. Semoga melalui Try Out ini, mereka semakin percaya diri dan siap menghadapi ujian yang sesungguhnya,” ujar Yuni saat membuka kegiatan.

Tak hanya ujian, panitia juga menampilkan berbagai ekstrakurikuler unggulan sekolah. Tim Hizbul Wathan (HW) mencuri perhatian lewat tari kreasi semaphore yang energik. Gerakan bendera yang sinkron dengan irama musik ceria menampilkan karakter generasi HW yang religius, disiplin, dan percaya diri.

Ketua Panitia, Kurnia Widiasih, S.Pd.I., bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons tinggi dari masyarakat.

“Alhamdulillah, peserta yang hadir melampaui ekspektasi kami. Ini menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto terus meningkat,” katanya.

Selain itu, sekolah juga memperkenalkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari lapangan voli, basket hingga badminton. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan nonakademik.

Guru Matematika yang juga pengawas ruangan, Agus Salim, S.Pd.Si., menilai try out menjadi sarana penting untuk membiasakan siswa menghadapi standar ujian.

“Dengan soal-soal terstandar, anak-anak bisa mengukur kemampuan sekaligus belajar mengelola waktu dan tekanan saat ujian,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman hasil serta pembagian piala, sertifikat dan uang pembinaan bagi para pemenang. Lebih dari sekadar kompetisi, try out ini menjadi momentum membangun keberanian dan mengenalkan lingkungan sekolah menengah yang inspiratif.

Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto kembali menegaskan diri sebagai sekolah yang memadukan prestasi akademik, pembinaan karakter, dan pengembangan bakat secara seimbang.

*Tarqum Aziz (JurnalisMu Banyumas Raya/Agus Salim)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca