New Jersey – Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada partai final yang berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) WIB.
Laga yang disaksikan sekitar 80 ribu penonton itu berlangsung sangat ketat. Spanyol tampil dominan sejak menit pertama dengan penguasaan bola mencapai sekitar 65 persen, melepaskan 20 tembakan dengan 7 mengarah ke gawang, sementara Argentina hanya mampu mencatatkan 2 tembakan sepanjang pertandingan dan hanya 1 yang tepat sasaran.
Kiper Argentina Emiliano Martínez tampil luar biasa dengan menggagalkan sejumlah peluang emas dari Lamine Yamal, Dani Olmo, hingga Álex Baena. Berkat penyelamatannya, skor tetap 0-0 hingga waktu normal berakhir.
Petaka bagi Argentina datang pada penghujung babak kedua ketika Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 orang membuat Albiceleste semakin tertekan menghadapi serangan bertubi-tubi Spanyol.
Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-106 babak tambahan waktu. Berawal dari umpan silang Pedro Porro, bola diteruskan Nico Williams ke depan gawang sebelum Ferran Torres menyambar bola menjadi gol semata wayang pertandingan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Luis de la Fuente sukses membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Prestasi ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan, sekaligus mencatatkan rekor hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Bagi Argentina, kekalahan ini mengakhiri harapan mempertahankan gelar yang diraih pada Piala Dunia 2022. Final tersebut juga diyakini menjadi penampilan terakhir Lionel Messi di ajang Piala Dunia. Meski gagal menutup karier dengan trofi kedua, Messi tetap mendapat penghormatan dari para pemain dan suporter usai pertandingan.

