Hijrah Organisasi Dimulai dari Ranting: PRM Tanjung Perkuat Ideologi dan Gerakan Dakwah Akar Rumput

BANYUMAS – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tanjung, Cabang Purwokerto Selatan, untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meneguhkan komitmen dakwah di tingkat akar rumput. Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Strategis yang digelar pada Selasa, 16 Juni 2026, bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H, di Purwokerto Selatan.

Rakor yang diikuti jajaran pimpinan harian dan ketua-ketua majelis itu menjadi forum penting untuk menyelaraskan arah gerakan persyarikatan sekaligus mengevaluasi dan mengakselerasi program kerja yang telah dirancang hingga 2027. Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan tampak kuat dari para peserta yang hadir dengan seragam batik hijau Muhammadiyah, mencerminkan soliditas dan kesatuan langkah dalam mengemban amanah dakwah.

Ketua PRM Tanjung, H. Sukino, menegaskan bahwa tahun baru Hijriah harus dimaknai sebagai momentum hijrah menuju organisasi yang lebih tertata, berdaya guna, dan mampu menjawab kebutuhan umat.

“Hijrah bukan hanya perpindahan waktu, tetapi juga perpindahan menuju kualitas gerakan yang lebih baik. Ranting harus menjadi pusat dakwah yang hidup, dekat dengan masyarakat, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan umat,” ujarnya.

Rakor diawali dengan penguatan materi mengenai Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) sebagai fondasi ideologis bagi seluruh penggerak persyarikatan. Penguatan ini dinilai penting agar setiap aktivitas organisasi tetap berada dalam koridor nilai-nilai Islam dan garis perjuangan Muhammadiyah.

Dalam forum tersebut hadir Wakil Ketua H. M. Sugeng, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Ali Rois Nur Rohman, S.Ag., Didi Purwanto, S.Pd., Bendahara Budi Wuryanto, S.E., dan Drs. Irwanto, beserta para ketua majelis dan lembaga yang menjadi motor penggerak program dakwah di tingkat ranting.

Selain penguatan ideologi, rapat juga membahas sejumlah program prioritas yang akan dijalankan. Di bidang keagamaan, Majelis Tabligh dan Ketarjihan berkomitmen mengembangkan program Tafhimul Qur’an, pembinaan Korps Mubaligh Ranting, serta layanan sertifikasi arah kiblat untuk masjid dan mushala.

Sementara itu, dakwah sosial diwujudkan melalui kolaborasi Kantor Layanan Lazismu Ranting Tanjung dengan Majelis Pelayanan Sosial dan Kesehatan dalam bentuk penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu serta penyelenggaraan khitanan massal gratis secara berkala.

PRM Tanjung juga memberi perhatian pada penguatan dakwah digital. Pemuda Muhammadiyah bersama Majelis Pustaka dan Informasi didorong untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan konten dakwah yang mencerahkan, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Tokoh senior Muhammadiyah Tanjung, Dr. H. Mustolikh, M.Si., yang turut hadir dalam rakor tersebut menekankan pentingnya menjaga semangat kolektif dalam berorganisasi.

“Persyarikatan akan kuat jika ranting-rantingnya hidup. Dari rantinglah kader dibina, jamaah diberdayakan, dan dakwah Muhammadiyah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Memasuki tahun baru Hijriah, PRM Tanjung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dakwah yang membumi, tidak hanya melalui ceramah dan pengajian, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan konsolidasi yang semakin kuat dan program yang terukur, ranting ini optimistis dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Islam berkemajuan yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca