MAKKAH – Sebanyak 13 jemaah haji asal Banyumas yang tergabung dalam Kloter 74 mendapatkan pendampingan khusus saat melaksanakan rangkaian Thawaf Ifadhoh di Masjidil Haram, Senin, 1 Juni 2026. Para jemaah tersebut masuk dalam kategori risiko tinggi (Risti) dan lanjut usia (lansia), sehingga memerlukan perhatian ekstra dari petugas kloter dan pembimbing ibadah.
Sejak dini hari, tepat pukul 00.00 waktu Arab Saudi, para jemaah diberangkatkan dari hotel menuju Masjidil Haram menggunakan bus Shalawat. Petugas kloter bersama pembimbing ibadah tampak sigap mengawal dan memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Sesampainya di area Masjidil Haram, petugas langsung mendampingi jemaah menuju lokasi penyewaan mobil golf. Fasilitas tersebut dipilih karena sebagian besar jemaah tidak memungkinkan berjalan kaki dalam proses thawaf dan sai akibat kondisi kesehatan serta faktor usia.
Pendampingan ini menjadi bentuk pelayanan maksimal bagi jemaah haji Risti dan lansia agar tetap dapat menunaikan rukun haji dengan baik tanpa mengalami kelelahan berlebih. Suasana haru dan penuh semangat terlihat dari para jemaah yang tetap antusias menjalankan ibadah meski dalam keterbatasan fisik.
Petugas kloter berharap seluruh jemaah Banyumas, khususnya Kloter 74, dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.

