PURWOKERTO — Dorongan untuk melampaui batas rutinitas dan membangun mimpi besar mengemuka dalam rangkaian Halal Bihalal dan Rapat Pleno Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas yang digelar di Kebun Buah Batur Agung, Baseh, Kedungbanteng, Sabtu–Ahad (18–19 April 2026).
Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan karakter kader, tidak hanya dalam aspek ideologis, tetapi juga mentalitas dan visi masa depan.
Ketua PDPM Banyumas, Subhan Purnaji, menegaskan pentingnya kebersamaan dan soliditas gerakan.
“Taqabbalallahu minna wa minkum, dan kita harus lebih solid ke depan,” ujarnya.
Pesan inspiratif juga disampaikan oleh mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Banyumas, Imam Arif Setiadi. Ia menekankan pentingnya etos kerja tinggi dan keberanian keluar dari zona nyaman. Acara ini dimoderatori oleh Ricky Giantoro.
“Pemuda Muhammadiyah harus punya etos kerja dan impian yang tinggi. Harus berani keluar dari rutinitas,” tegasnya.
Ia mendorong kader untuk tidak hanya bergerak dalam skala kecil, tetapi mulai membangun gagasan dan langkah besar.
“Buat sesuatu yang besar,” tambah Ketua BAWASLU Kabupaten Banyumas tersebut.
Sementara itu, penguatan ideologis disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, Mohammad Aminuddin S.Ag., M.Pd., yang menegaskan bahwa perjuangan membutuhkan totalitas dan pengorbanan.
Dalam forum yang dimoderatori Subekti Ridho, ia mengingatkan bahwa tujuan besar tidak akan tercapai tanpa perjuangan, sebagaimana makna dalam Surat Ali Imran ayat 142.
“Kalau mau aktif di organisasi harus totalitas dan benar-benar terlibat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pleno program kerja, dialog, serta pembahasan agenda strategis organisasi. Selain itu, kebersamaan antar kader juga diperkuat melalui kegiatan nonformal selama dua hari pelaksanaan.
Melalui forum ini, PDPM Banyumas diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya solid dan ideologis, tetapi juga visioner, berani bermimpi besar, dan siap menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat.

