Jakarta — Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menemui Din Syamsuddin di Jakarta, Jumat, 3 April 2026. Pertemuan itu dimaksudkan untuk menggalang dukungan tokoh-tokoh Islam Indonesia terhadap kampanye antiperang di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Boroujerdi mengatakan kampanye antiperang perlu diperkuat sebagai upaya mencegah konflik yang lebih luas. “Kami berharap para tokoh Islam di Indonesia dapat mendukung kampanye antiperang,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan umat Islam dalam merespons situasi global. Menurut dia, dukungan moral dari para ulama dan tokoh masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya menekan eskalasi konflik.
Sementara itu, Din Syamsuddin menyatakan bahwa perdamaian harus menjadi prioritas. “Umat Islam harus bersatu dan mengedepankan perdamaian,” kata Din.
Din juga mengingatkan agar konflik internasional tidak memecah belah umat. Ia mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi dan dialog.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Muhyiddin Junaidi dan Marfua Mustofa.
Upaya yang dilakukan Dubes Iran ini menjadi bagian dari komunikasi diplomatik Teheran dengan berbagai pihak di Indonesia untuk menggalang dukungan terhadap isu perdamaian di tengah dinamika geopolitik global.

