Detik-Detik Longsor Seret Bangunan Sekolah, Siswa SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Terpaksa Belajar di Madrasah

BREBES – Bencana tanah longsor menerjang kawasan Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Akibatnya, salah satu bangunan di SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan rusak parah setelah terseret material longsor dari tebing yang berada di sekitar lokasi sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah Brebes selatan diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Tanah yang labil di lereng perbukitan membuat tebing di dekat sekolah runtuh dan menyeret bangunan yang berada di sisi tepi.

Bangunan yang terdampak diketahui merupakan fasilitas MCK sekolah yang berada di pinggir tebing. Struktur bangunan tidak mampu menahan gerakan tanah sehingga roboh dan jatuh ke bagian bawah lereng.

Beruntung, saat kejadian tidak ada siswa maupun guru di lokasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Belajar Dipindah Sementara

Pasca kejadian, kegiatan belajar mengajar siswa SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan tidak lagi dilakukan di gedung sekolah. Untuk sementara, seluruh aktivitas pembelajaran dipindahkan ke Madrasah Diniyah di Desa Cilibur yang dinilai lebih aman.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko longsor susulan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi sekolah masih rawan bergerak.

Jalan Penghubung Ikut Terdampak

Longsor juga berdampak pada akses jalan penghubung Paguyangan–Bumiayu yang berada di bawah area sekolah. Sebagian badan jalan mengalami kerusakan akibat gerusan tanah, sehingga mengganggu mobilitas warga sekitar.

Warga Diminta Waspada

Pemerintah daerah bersama warga kini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan. Pasalnya, wilayah perbukitan Brebes selatan dikenal rawan longsor terutama saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, pihak sekolah bersama pemerintah daerah tengah melakukan kajian untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan perbaikan struktur atau relokasi bangunan sekolah agar kegiatan belajar siswa dapat berlangsung dengan aman.

Hingga kini, proses pemantauan lokasi masih terus dilakukan sambil menunggu kondisi tanah benar-benar stabil.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca