Pemerintah Iran memastikan jenazah Pemimpin Tertinggi mereka, Ali Khamenei, akan dimakamkan di kota suci Mashhad. Lokasi pemakaman berada di kompleks Imam Reza Shrine, tempat ayah Khamenei juga dimakamkan dan yang selama ini menjadi pusat ziarah penting bagi umat Syiah.
Keputusan tersebut diumumkan di tengah suasana duka nasional dan eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan. Pemerintah Iran menyatakan sebelum pemakaman dilangsungkan, upacara penghormatan kenegaraan akan digelar secara besar-besaran di ibu kota, Tehran. Sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh agama dijadwalkan hadir.
Mashhad bukan sekadar kota kelahiran Khamenei, melainkan juga simbol religius dan politik. Kompleks Imam Reza merupakan salah satu situs paling sakral dalam tradisi Syiah, sehingga pemakaman di lokasi tersebut memiliki makna simbolik yang kuat—baik bagi legitimasi spiritual maupun kesinambungan politik.
Hingga kini, otoritas Iran belum mengumumkan secara rinci tanggal pelaksanaan pemakaman. Namun, tanda-tanda mobilisasi massa dan pengamanan ketat di sejumlah titik strategis menunjukkan bahwa prosesi tersebut akan menjadi salah satu momen paling monumental dalam sejarah politik modern Iran.
Kepergian Khamenei menandai babak baru dalam konstelasi kekuasaan di Republik Islam Iran, sekaligus membuka fase transisi yang akan diawasi ketat, baik oleh elite domestik maupun komunitas internasional.

