PURWOKERTO – SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi unggul melalui implementasi visi BERAKSI (Bertaqwa, Prestasi, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikasi). Komitmen itu tercermin dalam pelepasan 12 mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II Kelompok 23 dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yang telah mengabdi sejak 12 Januari hingga 21 Februari 2026.
Selama lebih dari satu bulan, para mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan dinamika sekolah. Mereka terdiri atas enam mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), empat mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, serta dua mahasiswa Pendidikan Matematika.
Datang dengan “Tas Ransel Kosong”, Pulang Penuh Pengalaman
Ketua PPL II Kelompok 23, Ahmad Nur Ikhya, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan yang diberikan pihak sekolah. Ia mengibaratkan proses PPL sebagai perjalanan intelektual dan spiritual.
“Sebagaimana pesan Dosen Pembimbing Lapangan di awal, kami datang dengan ‘tas ransel yang kosong’ dan kini kembali dengan penuh ilmu serta pengalaman. Kami belajar bukan hanya keterampilan mengajar, tetapi juga memahami tanggung jawab sebagai calon guru profesional,” ujar Ikhya dalam acara pelepasan yang berlangsung khidmat.
Menurutnya, pengalaman berinteraksi dengan siswa kelas VII hingga IX menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia pendidikan yang dinamis dan penuh tantangan.
Pendidikan Bukan Sekadar Transfer Ilmu
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Khairunnisa Dwinalida, M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan tidak berhenti pada penyampaian materi di ruang kelas. Lebih dari itu, terdapat aspek kolaborasi, manajemen, hingga tanggung jawab profesional yang harus dipahami mahasiswa.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan bimbingan dari pihak sekolah. Semoga kerja sama antara kampus dan sekolah ini terus berlanjut dan semakin erat,” ujarnya.
Kolaborasi ini dinilai menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami ekosistem pendidikan secara menyeluruh.
Kepala Sekolah: Guru Harus Siap Terjun di Semua Lini
Kepala sekolah, Yuni Prihartini, M.Pd., memberikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa PPL yang dinilai membawa energi positif bagi sekolah. Ia menekankan bahwa profesi guru menuntut keterlibatan lebih dari sekadar aktivitas mengajar.
“Menjadi guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga terlibat dalam SPMB, sosialisasi ke SD/MI, try out, hingga kegiatan keagamaan. Tugas guru jauh lebih luas dari sekadar menyampaikan materi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mengajar di sekolah swasta membutuhkan keikhlasan, kreativitas, dan daya juang tinggi. Namun di balik tantangan tersebut, tersimpan peluang besar untuk berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ruang Tumbuh Bakat dan Minat
Para mahasiswa PPL mengaku terkesan dengan beragam kegiatan yang disediakan sekolah untuk mengembangkan potensi siswa. Lingkungan yang suportif dinilai selaras dengan visi BERAKSI, terutama pada aspek Kreatif dan Komunikasi.
Dengan berakhirnya program PPL ini, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan terus terjalin guna melahirkan calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bertaqwa dan adaptif di era global.
Kontributor: Agus Salim
Ketua PCPM Purwokerto Selatan


SMP Muhammadiyah 2 purwokerto hebat…