BREAKING: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek Bertabrakan, Apa Penyebabnya?

BEKASI — Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/04) malam, melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi. Insiden ini menewaskan sedikitnya lima orang dan menyebabkan puluhan penumpang luka-luka.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyatakan jumlah korban meninggal bertambah seiring proses evakuasi yang masih berlangsung hingga Selasa (28/04) dini hari. “Korban meninggal dunia saat ini lima orang, dan masih ada sekitar tiga orang yang terperangkap,” ujarnya di lokasi kejadian.

Tim gabungan dari Badan SAR Nasional bersama petugas lainnya terus melakukan evakuasi terhadap korban yang masih terjepit di dalam gerbong KRL. Hingga pagi hari, proses penyelamatan masih berlangsung.

Data sementara menunjukkan sebanyak 79 penumpang KRL telah dilarikan ke sembilan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang meninjau lokasi menyebut jumlah korban masih berpotensi bertambah mengingat evakuasi belum selesai.

Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui juru bicaranya, Anne Purba, menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf kepada keluarga korban. KAI juga memastikan fokus utama saat ini adalah penanganan korban serta pemulihan operasional jalur.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada gangguan operasional di jalur, namun otoritas terkait belum memberikan kesimpulan resmi.

Insiden ini menyebabkan gangguan perjalanan kereta di lintas Bekasi–Cikarang dan kembali menyoroti pentingnya sistem keselamatan pada transportasi massal di jalur padat Jabodetabek.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca