China Sebut Blokade AS ke Pelabuhan Iran “Berbahaya dan Tidak Bertanggung Jawab”

BEIJING – Pemerintah China mengecam langkah Amerika Serikat yang memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Beijing menilai kebijakan tersebut sebagai tindakan yang “berbahaya dan tidak bertanggung jawab” serta berpotensi memperkeruh situasi di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri China menyusul eskalasi konflik antara Washington dan Teheran. Blokade yang mulai diberlakukan pada pertengahan April 2026 tersebut menargetkan kapal-kapal yang menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran, terutama di sekitar Selat Hormuz—jalur vital perdagangan energi dunia.

Menurut pemerintah China, kebijakan sepihak Amerika Serikat justru berisiko meningkatkan ketegangan geopolitik. Beijing juga memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memperburuk stabilitas ekonomi global, terutama terkait distribusi minyak dan gas.

Sejumlah laporan menyebutkan, China menilai blokade itu hanya akan “memperparah ketegangan” dan tidak membantu penyelesaian konflik secara damai.

Blokade ini sendiri muncul setelah perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad gagal mencapai kesepakatan. Washington kemudian mengambil langkah militer-ekonomi dengan tujuan menekan Iran, termasuk menghentikan arus ekspor energi negara tersebut.

Situasi di Selat Hormuz kini menjadi sorotan dunia. Kawasan tersebut selama ini merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan energi global. Gangguan di wilayah itu langsung berdampak pada lonjakan harga minyak dan kekhawatiran krisis energi global.

China, yang merupakan salah satu importir utama minyak Iran sebelum konflik, menyerukan semua pihak menahan diri dan kembali ke jalur diplomasi. Beijing menegaskan bahwa penyelesaian konflik hanya dapat dicapai melalui dialog, bukan tekanan militer.

Ketegangan yang terus meningkat ini menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya konflik regional, sekaligus mengguncang stabilitas ekonomi internasional.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari CARAKAMU

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca